Tampilkan postingan dengan label Pulau Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau Wisata. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Maret 2017
Pulau Gelasa (Bangka Tengah)
LUBUK BESAR, BANGKA TENGAH - Secara administrasi Pulau Gelasa terletak di Dusun Tanjung Berikat, Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah pada posisi 02° 24’ 36” LS dan 107° 04’ 12” LU dan memiliki luas 253,12 ha. Jarak terdekat ke Pulau Gelasa 33,42 km dari Tanjung Berikat titik paling timur yang ada di Pulau Bangka.
Dengan menggunakan perahu nelayan lokal dari Dusun Tanjung Berikat dibutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit menuju pulau tersebut. Pulau ini dikelilingi oleh ekosistem terumbu karang yang kondisinya merata dengan ketebalan yang bervariasi.
Pesisir pulau banyak terdapat bebatuan terjal dan sekitar 35% pantai berpasir dengan terumbu karang melindunginya. Disekitar pulau juga terdapat beberapa pulau kecil dan bebatuan karang dengan dikelilingi ekosistem terumbu karang.
Karena ekosistem terumbu karang yang sangat baik, pulau ini merupakan daerah penangkapan (fishing groud) nelayan dari daerah Tanjung Berikat, Batu Beriga, Lubuk Besar, Kurau, Pongok, Toboali, Belitung.
Pulau Gelasa merupakan pulau unik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Mengapa? Karena pulau ini satu-satunya yang memiliki ciri pulau vulkanis. Terdengar aneh bukan?
Tentu! Karena kita tahu bahwa Bangka Belitung bukanlah daerah yang dilalui jalur vulkanik jadi tak mungkin ada pulau yang terbentuk dari naiknya daratan akibat energi dari aktivitas magma seperti Pulau Anak Krakatau di Provinsi Banten.
Pulau Gelasa merupakan pulau yang dikelilingi oleh perairan yang dapat dikatakan paling dalam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak heran jika pantai di sekitarnya memilki kecuraman yang cukup tinggi.
Berbeda dengan pulau-pulau di Bangka Belitung yang sebagian besar landai. Pulaunya pun berbukit terjal dan ditengah pulau terdapat bukit yang paling tinggi menjulang.
Flora dan fauna di pulau ini dapat dikatakan masih alami. Hutan yang sangat asri dengan hewan-hewan yang membuatnya sangat menarik untuk menjadi daerah penelitian sekaligus untuk dijelajahi.
Pulau ini pun terkenal sebagai lokasi penyu bertelur. Keasrian Pulau Gelasa tak lepas dari letak pulau ini yang cukup jauh untuk dijangkau.
(Sumber : www.sayangbabel.com & Youtube : https://youtu.be/CEqx4c142yY)
Pulau Salma (Pongok)
PONGOK, BANGKA SELATAN - Pulau Salma merupakan bagian dari Kecamatan Pulau Pongok, Kabupaten Bangka Selatan. Jarak pulau Salma sekitar 30 menit dari pelabuhan Pongok dan 3-4 jam bila ditempuh dari pelabuhan Sadai menggunakan kapal motor.
Sebelum mencapai daratan pulau salma tampak dari atas perahu, air laut di sekitar pulau nampak bening bahkan terumbu karang dan aneka jenis biota laut dapat terlihat dari perahu.
Dari kejauhan dengan jarak 100 meter, hamparan pasir putih dan pohon yang mengelilingi pulau ini terlihat jelas, bahkan disaat tertentu pulau ini kerap dikunjungi penyu untuk menetaskan ratusan telurnya.
Nah disini ada juga mercusuar buat membantu nahkoda kapal besar karena selat pongok ini banyak dilalui kapal-kapal besar dari Jakarta.
Pulau yang memiliki bentuk menyerupai "LOVE" ini, memiliki luas hampir dua hektar dan tidak berpenghuni. Banyak aktivitas yang bisa kita lakukan di pulau ini, seperti bermain air laut, snorkling, diving, camping bahkan bermain bola dan outbound.
Keindahan dan keaslian ekosistem terumbu karang di pulau ini merupakan aset masa depan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan. Perlu kepedulian semua pihak agar ekosistem terumbu karang di kawasan ini terus terpelihara dengan baik agar kita terus dapat menikmati keindahan Pulau Salma.
Meski jaraknya yang jauh namun jika dikelola dan dirawat Pulau Salma mungkin bisa menjadi alternative wisata bawah laut dari kabupaten Bangka Selatan.
(Sumber : www.zonabangka.com & sumber lainnya)
Selasa, 21 Maret 2017
Pulau Ketawai (Bangka Tengah)
KURAU, BANGKA TENGAH - Pulau ketawai adalah salah satu pulau kecil yang terletak di desa Kurau Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah.
Pulau Ketawai didominasi oleh pohon kelapa yang memang sengaja ditanam.Hamparan pasir putih dipesisir pantainya sungguh memanjakan mata.
Ekosistem pesisir di Pulau Ketawai terdiri dari ekosistem padang lamun (seagrass bed) dan ekosistem terumbu karang (coral reef).
Sebelah timur pulau, didominasi oleh ekosistem padang lamun ) yang cukup luas dan merata serta rumput laut (seaweed),
ini mengindikasikan bahwa pulau ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah budidaya rumput laut di masa yang akan datang.
Terdapat beberapa pulau yang letaknya tidak berjauhan dengan pulau ketawai, antara lain : Pulau Semujur, Pulau Panjang, Pulau Gusung Asam dan Pulau Pebuar.
Posisi Pulau ini dapat terlihat jelas dari jembatan jalan raya Desa Kurau. Pulau ketawai dapat ditempuh melalui desa Kurau dengan jarak tempuh 30 menit menggunakan perahu dari dermaga desa kurau.
Banyak aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung dipulau ini, mulai dari bermain air, family gathering, bermain bola, camping, hingga snorkling dan diving.
Di pulau ini terdapat terumbu karang yang dapat menambah wisata yang berbeda bagi pecinta diving. Ekosistem terumbu karang cukup luas dan kondisinya cukup beragam. Karang dengan kondisi sangat baik ditemukan dalam kondisi sehat meski ditemukan bulu babi (Diadema sp.).
Karang yang paling disukai adalah jenis karang yang pertumbuhannya relatif cepat yaitu jenis karang acropora, terutama jenis karang meja (Acropora tumbulate) dan karang cabang (Acropora branching).
(Sumber : Diolah dari berbagai sumber)
Senin, 20 Maret 2017
Pulau Semujur (Bangka Tengah)
PANGKALAN BARU, BANGKA TENGAH - Air laut yang jernih menambah daya tarik di pulau semujur untuk menyelam melihat terumbu karang yang mempesona di dasar laut, pulau ini juga dapat menyalurkan hobi bagi yang suka memancing di samping keelokan pemandangan di sekitar pulau yang eksotis.
Luas Pulau ini kurang lebih 57,11 Ha bersebelahan dengan Pulau Panjang. Bentuk Pulau Semujur menyerupai sehelai daun dengan tangkainya.
Ada sekitar 20 pondok yang terdapat di Pulau Semujur yang dihuni oleh masyarakat mayoritas bugis yang berasal dari Desa Tanjung Gunung.Masyarakat di daerah ini menangkap ikan dengan menggunkan perangkap (bubu). Ikan hasil tangkapannya adalah ikan karang.
Untuk menuju ke pulau Semujur yang terletak di Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, kita bisa naik perahu nelayan yang terletak di desa Kurau atau desa Batu Belubang yang merupakan desa pesisir.
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke pulau Semujur dengan perahu nelayan dengan kecepatan 40 knot dapat ditempuh dengan waktu pejalanan lebih kurang 45 menit.
Wisata alam di Pulau ini sangat menarik untuk dijadikan destinasi wisata karena memiliki keindahan pesona alam yang sangat menarik.
Dengan air laut yang jernih berwarna biru sehingga kita dapat memandang dengan jelas terumbu karang yang terlihat elok.
Selain ekosistem terumbu karang, dibagian selatan pulau ini ditemui pula ekosistem lamun (seagrass) yang didominasi oleh jenis Thalassia sp. Ekosistem terumbu karang di Pulau Semujur dapat disimpulkan dalam kondisi yang cukup baik (50 -85%).
Ikan karang, tridacna dan biota karang khas lainnya banyak ditemui di ekosistem terumbu karang Pulau Semujur.
Karang tepi di Pulau Semujur relatif tipis, namun memanjang mengelilingi pulau. Ekosistem terumbu karang yang terdapat antara Pulau Semujur dan Pulau Panjang sangat menakjubkan. Karang terlihat sangat asri, memiki keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan kaya akan biota. Berjarak sekitar 600 meter dari tepi pantai Pulau Semujur.
Tempat ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk dijadikan lokasi snorkling.
(Sumber : diolah dari berbagai sumber)
Pulau Panjang (Bangka Tengah)
PANGKALAN BARU, BANGKA TENGAH - Pulau Panjang terletak disebelah utara Pulau Semujur, wilayah Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.
Sesuai dengan namanya, pulau ini berbentuk memanjang. Bahkan saat surut, tampak gusung pasir yang sangat panjang yang terdapat disebelah utara pulau ini.
Pulau ini berjarak hanya sekitar 600 meter laut dari Pulau Semujur. Berbeda dengan Pulau Semujur yang banyak terdapat penduduk, pulau ini termasuk pulau yang tidak berpenghuni.
Padahal Pulau Panjang luasnya sekitar 4 kali lebih luas dari Pulau Semujur. Jia kita mendengar cerita dari penduduk di Pulau Semujur, hal ini dikarenakan ada cerita masyarakat bahwa Pulau Panjang termasuk pulau angker/menyeramkan karena dijaga oleh binatang melata yang besar. Benar atau tidaknya, yang pasti cerita ini membuat keaslian pulau ini masih sangat terjaga dari tangan-tangan serakah manusia. Keaslian pulau ini masih sangat baik. Tampak pepohonan menghijau dan pasir putih yang bersih.
Menurut informasi yang diperoleh dari penduduk semujur, saat bulan purnama, banyak penyu yang bertelur di Pulau Panjang. Pulau ini banyak ditumbuhi pepohonan khas flora tropis pesisir yang menghijau.
Namun berbeda dengan Pulau Semujur dan pulau ketawai yang banyak ditumbuhi oleh banyak pohon kelapa, di Pulau Panjang hanya sedikit ditemui pohon tersebut. Disebelah barat terdapat mangrove jenis Rhizopora, Avicennia dan Bruguiera.
(Sumber : Facebook Komunitas Pecinta Wisata Bangka Belitung)
Sabtu, 18 Maret 2017
Island Hopping di Perairan Sijuk (Belitung)
Island hopping adalah sebuah aktivitas tour dimana kita mengunjungi beberapa pulau dalam sehari. Jadi seperti melompat (hopping) dari satu pulau ke pulau yang lain. Pulau yang kita “lompati” biasanya pulau-pulau mungil tak berpenghuni yang jaraknya berdekatan satu sama lain.
Aktivitas island hopping ini rupanya lagi naik daun dikalangan para traveler baik domestik maupun manca negara. Daerah mana lagi yang paling pas di Bangka Belitung untuk beraktivitas semacam ini? Ya pasti lah salah salah satunya Pulau Belitung yang memang kaya akan pulau-pulau indah.
Bila anda akan melakukan island hopping tanpa menggunakan jasa tour, sebaiknya booking perahu dulu di Pantai Tanjung Kelayang, sehari sebelumnya. Dan tentukan garis start sekaligus garis finish nya.
Untuk memulai island hopping, jangan lupa siapkan life vest dan peralatan snorkling serta makanan kecil & minuman secukupnya.Traveler dapat memulai dengan menggunakan boat dari Dermaga Pantai Tanjung Kelayang menuju Pulau Kelayang dan Pulau Garuda setelah selesai dapat menuju destinasi pulau-pulau lainnya antara lain Pulau Lengkuas, Pulau Burung, Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir dan Pulau Kepayang serta pulau-pulau lainnya yang tersebar di Kecamatan Sijuk dari Perairan Pantai Tanjung Kelayang hingga Perairan Pantai Bukit Berahu.
Traveler dapat menikmati makan siang dan menyewa alat selam atau menginap semalam di Pulau Kepayang, serta melihat Penangkaran Penyu disana. Hanya saja sangat disayangkan, pengelolaan penginapan di Pulau Kepayang belum sebaik Bukit Berahu Resort.
Bagi pecinta fotografi, kita bisa puas menyalurkan hobi dengan mengabadikan keindahan pulau-pulau berbatu granit di tengah hamparan air laut biru dan pantai berpasir putih. Bila beruntung, kita bisa melihat bintang laut mengapung di lautan biru. Wow...(Sumber : Diolah dari berbagai sumber)
Pulau Kelayang & Batu Garuda dilihat dari Pantai Tanjung Kelayang
Pulau Batu Garuda
Pulau Lengkuas (1)
Pulau Lengkuas (2)
Pulau Burung (1)
Pulau Burung (2)
Pulau Kepayang
Pulau Pasir background Pulau Kepayang
Pulau Batu Berlayar (1)
Pulau Batu Berlayar (2)
Pulau di depan Pantai Bukit Berahu (1)
Pulau di depan Pantai Bukit Berahu (2)
Langganan:
Postingan (Atom)


























































